
Ponorogo — Kegiatan rutinan bulanan Fatayat NU Anak Cabang (Ancab) Mlarak, Jum’at 28 November 2025, berubah menjadi momentum penting ketika organisasi perempuan muda NU tersebut resmi meluncurkan Majlis Fatimatuz Zahra. Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB di Masjid Al-Muttaqin Jabung, lingkungan Yayasan Pendidikan Al-Muttaqin Jabung, menghadirkan suasana yang khidmat sekaligus penuh semangat pembaruan.
Gerak Baru Fatayat Mlarak

Peluncuran majlis ini dilakukan langsung oleh Pimpinan Fatayat NU Kabupaten Ponorogo, menandai langkah serius Fatayat Mlarak dalam merumuskan pola pembinaan yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Majlis Fatimatuz Zahra diproyeksikan menjadi pusat kajian keagamaan, ruang pengembangan kapasitas, hingga wadah peningkatan peran sosial perempuan muda NU.
Acara ini turut menghadirkan tokoh penting, Ketua MWC NU Kecamatan Mlarak, K.H. Halwani Syukron, M.Ag., yang dalam sambutannya memberikan dukungan penuh terhadap inovasi kaderisasi yang digagas Fatayat.
“Fatayat adalah lokomotif bagi gerakan perempuan NU. Pembentukan majlis ini merupakan langkah strategis untuk melahirkan kader perempuan yang produktif dan berdaya guna bagi masyarakat,” ujarnya.
Penguatan Kader Berbasis Spiritualitas dan Kemandirian
Ketua Fatayat NU Ancab Mlarak, Ibu Rosyidatul Mustakimah, S.Pd., menegaskan bahwa Majlis Fatimatuz Zahra berfokus pada tiga pilar pembinaan:
- Penguatan spiritual berbasis Aswaja, melalui kajian keagamaan dan aktivitas ke-NU-an yang konsisten.
- Pemberdayaan dan kemandirian ekonomi, sebagai respon terhadap kebutuhan perempuan muda untuk berdaya secara sosial dan finansial.
- Perluasan jejaring dan kolaborasi, untuk memperkuat hubungan antar-ranting serta membuka ruang kerja sama dengan lembaga pendidikan dan masyarakat.
Menurutnya, majlis ini diharapkan menjadi fondasi baru bagi kaderisasi yang tidak hanya formal, tetapi menyentuh aspek personal, sosial, dan spiritual anggota.
Rangkaian Acara Berjalan Khidmat

Acara dibuka dengan lantunan tahlil, dilanjutkan dengan rangkaian rutinan: pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, sambutan para pimpinan, serta penguatan organisasi terkait visi pembinaan melalui majlis baru tersebut.
Suasana kegiatan berjalan tertib dan hangat. Para peserta dari ranting-ranting Fatayat se-Mlarak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, mencerminkan kesiapan mereka menyambut arah baru pembinaan yang lebih kokoh dan terstruktur.
Harapan untuk Kontribusi Lebih Luas
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan dokumentasi bersama, mengukuhkan kebersamaan kader Fatayat NU Mlarak. Dengan peluncuran Majlis Fatimatuz Zahra, organisasi ini berharap dapat memperkuat kualitas kader perempuan dan memperluas kontribusinya di tengah masyarakat Ponorogo.
Langkah ini menjadi sinyal jelas bahwa perempuan muda NU di Mlarak semakin siap mengambil peran strategis, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat.