filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; module: portrait; hw-remosaic: false; touch: (-1.0, -1.0); sceneMode: 8; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; aec_lux_index: 0; albedo: ; confidence: ; motionLevel: -1; weatherinfo: null; temperature: 38;
Ponorogo, Kota Reyog — Rabu pagi (26/06/2024), langit Ponorogo bergema penuh sukacita. TK Muslimat NU 183 Al-Muttaqin Jabung Mlarak menggelar Wisuda, Pelepasan, dan Kenaikan Kelas ke-13 dengan penuh khidmat dan semarak di halaman Masjid Al-Muttaqin Jabung. Suasana haru, bangga, dan bahagia berpadu menjadi satu dalam momentum istimewa yang mengusung tema “Generasi NU Berkwalitas!”
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Al-Muttaqin, Bapak Syahrudin, S.Sos.I., M.Pd.I., serta jajaran pengurus dan dewan guru di antaranya Amin Suyani, S.Pd.I., M.Pd.I., Sri Nuryani, S.Ag., Umi Nur’aini, A.Md.Kep., Yunawati, S.E., Ruliana, Nuril Habibi, Sulis, Mariyati, Yeni, dan Pranti.
Dalam sambutannya, Kepala TK, Ibu Lilik Handayani, SE., S.Pd. PAUD, menyampaikan bahwa tujuan pembelajaran di TK Muslimat NU 183 adalah membentuk generasi berkarakter, kreatif, dan berakhlak mulia melalui pendekatan nilai agama, budi pekerti, sosial-emosional, kognitif, fisik, bahasa, seni, hingga kemandirian.
Beliau menegaskan, berdasarkan Surat Edaran Mandikdasmen Depdiknas Nomor 1839/C.C2/TU/2009, pendidikan anak usia dini di TK harus menerapkan prinsip “Bermain sambil Belajar dan Belajar seraya Bermain.” Melalui metode ini, anak-anak didorong untuk mengeksplorasi potensi diri tanpa tekanan, menikmati proses belajar, dan dipersiapkan memasuki jenjang pendidikan berikutnya dengan percaya diri.
“Alhamdulillah, anak-anak kami telah menyelesaikan seluruh target pembelajaran sesuai kemampuan masing-masing. Dari outing class, field trip, puncak tema, Cambridge class, sholat berjamaah, sholat dhuha, hafalan surat pendek, doa harian, hadist, hingga bahasa Arab-Inggris, serta berbagai ekstrakurikuler seperti menari, drum band, calistung, tahfidz dan tahlil—semua telah mereka lalui dengan baik,” ungkap Kepala Sekolah.
Beliau juga menyampaikan bahwa wisuda ini sekaligus menjadi momen menyerahkan kembali putra-putri kepada orang tua usai menjalani proses pendidikan di TK. “Keberhasilan anak-anak tidak lepas dari peran ayah dan bunda. Kami berharap pendampingan dan doa terus dilanjutkan hingga mereka menempuh pendidikan yang lebih tinggi,” tambahnya.
Acara semakin semarak dengan penampilan seni dari para siswa seperti tari kreasi, Tari Saman, menyanyi, tahfidz, pembacaan puisi “Guru Ku”, serta mars TK Muslimat NU. Keceriaan anak-anak begitu terpancar, terlebih saat prosesi wisuda dan penyerahan ijazah oleh Ibu Sumini, disambut jabat tangan hangat dari para pengurus dan ketua yayasan.
Sebagai penutup, lantunan sholawat dan doa menggema, menambah kekhusyukan suasana. Harapan dan doa terbaik dipanjatkan untuk para wisudawan.
“Semoga segala jasa ayah dan bunda serta Bapak/Ibu guru diterima Allah SWT sebagai amal jariyah,” demikian doa yang disampaikan, disambut dengan lantunan Aamiin Allahumma Aamiin oleh seluruh hadirin.