Ponorogo — Suasana khidmat dan penuh syukur menyelimuti halaman Masjid Al-Muttaqiin Jabung, Mlarak, Ponorogo, pada Selasa (06–07 Februari 2024), dalam rangka Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke-3 Yayasan Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Al-Muttaqiin. Perayaan ini mengusung tema, “Eksistensi dan Peran Aktif Yayasan dalam Mewujudkan Generasi Islam yang Berakhlak Mulia, Cerdas, Terampil, Mandiri dan Berkarakter Menuju Masyarakat Berkualitas.”
Acara diawali sejak pukul 04.00 WIB dengan kegiatan Simaan Al-Qur’an bersama MWC NU Kecamatan Mlarak, dilanjutkan doa bersama dan sujud syukur sebagai bentuk rasa terima kasih atas perjalanan tiga tahun yayasan yang penuh perjuangan dan perkembangan. Malam hari acara dilanjutkan dengan Pengajian Umum Rojabiyah 1445 H, sekaligus peresmian Sekolah Alam (Nature Learning) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula sebagai wujud komitmen yayasan dalam memperluas layanan pendidikan Islam.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan, Syahrudin, S.Sos.I., M.Pd.I, menyampaikan rasa syukur atas dukungan para pembina, donatur, guru, santri, dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Yayasan Al-Muttaqiin hadir untuk menjawab tantangan zaman dan membina generasi muda agar tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga kuat akidah, akhlak, dan mandiri. “Tiga tahun perjalanan ini bukan akhir, tetapi awal langkah besar menuju generasi Islam yang bermartabat dan berdaya saing,” ungkapnya.
Serangkaian acara semakin semarak dengan pentas seni dari siswa-siswi TK Muslimat NU 183 dan santri TPQ Al-Muttaqiin, serta penampilan hadrah grup Sifa’ul Qolbi Ponorogo. Ribuan jamaah hadir memadati lokasi acara, mulai dari tokoh agama, perangkat desa, wali santri, hingga masyarakat umum.
Tasyakuran ini juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antara yayasan dengan masyarakat, mengenalkan program-program unggulan yayasan, serta memperkuat semangat gotong royong dalam pengembangan pendidikan Islam. Berkat kontribusi para donatur dan dukungan stakeholder, Yayasan Al-Muttaqiin terus berkembang dalam bidang pendidikan anak usia dini, TPQ, sosial kemasyarakatan, hingga pembinaan karakter generasi muda.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Markaban, AS, disertai harapan agar Yayasan Al-Muttaqiin semakin maju, istiqamah dalam dakwah, dan membawa manfaat bagi umat. “Semoga perjuangan ini menjadi amal jariyah dan terus membawa cahaya bagi generasi Islam di masa depan,” demikian harapan yang menggema dari seluruh hadirin.